Beranda / Berita Terkini / Wujudkan Kemandirian Pangan Daerah, Aipda Joko Prayitno Cek Kesiapan Lahan Pertanian di Kecamatan Belitang II

Wujudkan Kemandirian Pangan Daerah, Aipda Joko Prayitno Cek Kesiapan Lahan Pertanian di Kecamatan Belitang II

OKU TIMUR – Dalam rangka mensukseskan dan mendukung secara optimal Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Belitang II Polres OKU Timur terus konsisten menerjunkan personelnya guna melakukan pendampingan serta pemantauan langsung terhadap potensi pertanian di wilayah hukumnya.

​Langkah nyata tersebut ditunjukkan oleh personel Polsek Belitang II, Aipda Joko Prayitno, yang melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring lahan pertanian milik warga di Desa Sumber Sari, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

​Dalam kegiatan peninjauan lapangan tersebut, Aipda Joko Prayitno mendatangi lokasi pengelolaan lahan pertanian milik Bapak Joni (44 tahun), seorang petani lokal yang beralamat di RT 002 RW 001 Desa Sumber Sari, Kecamatan Belitang II.

​Adapun lahan pertanian yang disasar dalam pengecekan ini difokuskan pada komoditas tanaman Jagung, dengan luas area garapan sekitar ¼ Hektar (kurang lebih 850 meter persegi). Pemantauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi perkembangan tanaman, kesiapan lahan, serta mendengarkan aspirasi maupun kendala yang dihadapi petani di lapangan selama proses pembudidayaan.

​Kehadiran personel Polsek Belitang II di tengah-tengah petani merupakan bentuk nyata sinergitas antara Kepolisian Republik Indonesia dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di tingkat desa. Selain melakukan pemantauan teknis, petugas juga memberikan motivasi serta himbauan agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan produktif guna mendukung kemandirian pangan di wilayah Kabupaten OKU Timur.

​Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan lahan ketahanan pangan di Desa Sumber Sari tersebut berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Kerjasama yang harmonis antara aparat kepolisian dan warga masyarakat ini diharapkan dapat terus berlanjut demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *