
OKU TIMUR – Menanggapi perubahan cuaca yang tidak menentu, jajaran Polsek Belitang II melaksanakan giat siaga penanggulangan bencana alam di Desa Tegal Besar, Kecamatan Belitang II. Pemantauan intensif dilakukan sepanjang hari Jumat (20/2/2026), mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Kegiatan dipimpin oleh Aiptu M. Sudarsa bersama Bripka Hardianto dan Brigadir Redy Eko. Fokus utama giat ini adalah mengecek debit air Sungai Komering guna mendeteksi dini potensi banjir kiriman maupun luapan air akibat curah hujan tinggi.
Langkah Mitigasi dan Pencegahan
Selain pengecekan aliran sungai, personel di lapangan juga melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalisir risiko kecelakaan maupun bencana, di antaranya:
- Pemasangan Rambu: Petugas memasang rambu peringatan di titik-titik jalan yang mengalami longsor agar pengendara lebih waspada.
- Pemasangan Spanduk: Spanduk imbauan penanggulangan bencana dipasang di lokasi strategis sebagai bentuk edukasi visual bagi warga.
- Himbauan Langsung: Melalui sambang dan penyuluhan (Binluh), petugas mengingatkan warga di bantaran sungai agar selalu waspada terhadap kenaikan debit air yang sewaktu-waktu bisa memicu banjir.
”Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan melakukan pemantauan rutin. Meskipun hingga saat ini situasi masih aman dan kejadian bencana nihil, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama kami demi keselamatan warga,” ujar Aiptu M. Sudarsa mewakili Kapolsek Belitang II.
Situasi Terkini
Hingga laporan ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian harta benda di wilayah Desa Tegal Besar. Arus lalu lintas di area jalan longsor tetap terkendali berkat rambu peringatan yang telah dipasang oleh petugas.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melaporkan setiap perkembangan situasi debit air secara berkala guna memastikan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam.






