
OKU TIMUR – Mengawali bulan Mei dengan semangat pelayanan, jajaran Polsek Belitang II terus mengintensifkan patroli dialogis di pusat-pusat perbelanjaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat yang sedang memenuhi kebutuhan pokok serta mencegah potensi tindak kriminalitas di area publik.
Pada Jumat pagi (1/5/2026) pukul 09.12 WIB, personel piket Polsek Belitang II menyambangi gerai Alfamart di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II. Giat ini dipimpin langsung oleh Brigadir Azis Widodo bersama personel piket lainnya.
Dalam patroli tersebut, petugas tidak hanya sekadar memantau lokasi, tetapi juga melakukan interaksi langsung dengan karyawan dan pengunjung toko untuk menyerap informasi terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar.
”Kami mengedepankan pendekatan dialogis. Dengan berkomunikasi langsung, kita bisa memberikan imbauan secara lebih personal kepada karyawan toko agar selalu waspada terhadap aksi pencurian maupun peredaran uang palsu,” ungkap Brigadir Azis Widodo.
Pengecekan Keamanan Digital
Selain berdialog, tim patroli juga memberikan perhatian khusus pada sarana keamanan pendukung. Brigadir Azis melakukan pengecekan terhadap sistem CCTV (Closed Circuit Television) yang ada di lokasi guna memastikan perangkat tersebut berfungsi dengan baik.
Beberapa poin pengecekan meliputi:
- Sudut Pandang Kamera: Memastikan area parkir dan area kasir terjangkau oleh rekaman kamera.
- Kualitas Rekaman: Memastikan sistem penyimpanan berfungsi sehingga rekaman dapat digunakan sebagai bukti jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
- Kesiagaan Karyawan: Menyarankan karyawan untuk segera menekan nomor darurat jika melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan.
Situasi di lokasi terpantau ramai lancar dan kondusif. Kehadiran pihak kepolisian ini disambut baik oleh pihak pengelola ritel yang merasa lebih aman dengan adanya pengawasan rutin. Melalui giat patroli dialogis ini, Polsek Belitang II berharap dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga didukung oleh sistem keamanan teknologi yang mumpuni.






