Home / Berita Terkini / Antisipasi Karhutla, Aiptu Made Sudarsa Pimpin Sosialisasi Maklumat Kapolda Sumsel di Belitang II

Antisipasi Karhutla, Aiptu Made Sudarsa Pimpin Sosialisasi Maklumat Kapolda Sumsel di Belitang II

OKU TIMUR – Memasuki musim yang rawan akan terjadinya kebakaran, Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II bergerak cepat melakukan langkah antisipasi. Petugas turun langsung ke lapangan untuk menyosialisasikan Maklumat Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) mengenai larangan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla).

​Kegiatan preemtif ini dilaksanakan di jalan raya Desa Sumber Harapan, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, pada Kamis siang (16/7/2026) sekitar pukul 11.38 WIB. Jalannya sosialisasi dipimpin langsung oleh Aiptu Made Sudarsa bersama dengan sejumlah personil piket fungsi Polsek Belitang II.

​Edukasi Warga dan Bentangkan Spanduk Larangan

​Dalam giat tersebut, Aiptu Made Sudarsa bersama personil piket menyasar para pengendara, petani, serta warga yang melintas di jalan raya Desa Sumber Harapan. Petugas memberikan edukasi secara humanis mengenai dampak buruk Karhutla serta sanksi hukum yang tegas bagi para pelaku pembakaran lahan.

​Selain memberikan imbauan lisan, petugas juga membagikan dan menempelkan salinan Maklumat Kapolda Sumsel di tempat strategis agar mudah dibaca dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

​”Kami mengimbau warga Desa Sumber Harapan dan sekitarnya agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain merusak ekosistem dan mengganggu kesehatan akibat asap, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang sanksinya sangat berat,” tegas Aiptu Made Sudarsa.

​Komitmen Bersama Jaga Lingkungan

​Kegiatan sosialisasi yang berjalan dialogis ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh maklumat kepolisian demi menjaga wilayah OKU Timur bebas dari kabut asap.

​Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di kawasan jalan raya Desa Sumber Harapan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Belitang II berkomitmen akan terus menggencarkan sosialisasi ini ke desa-desa lain guna memetakan potensi dan mencegah terjadinya Karhutla sejak dini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *