Beranda / Berita Terkini / Hadir Didampingi Bhabinkamtibmas, Petani Desa Purworejo Semangat Tanam Jagung Hibrida

Hadir Didampingi Bhabinkamtibmas, Petani Desa Purworejo Semangat Tanam Jagung Hibrida

OKU TIMUR – Dalam rangka mensukseskan program strategis ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Polsek Belitang II Polres OKU Timur terus menunjukkan peran aktifnya di tengah masyarakat. Hal tersebut dibuktikan melalui partisipasi langsung dalam kegiatan penanaman jagung Kuartal III Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Purworejo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

​Kegiatan pertanian berbasis kemitraan bersama warga ini dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2026, yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Kapolsek Belitang II dalam kesempatan ini diwakili oleh Bhabinkamtibmas BRIGPOL Redy Eko Irawan, S.E., yang hadir bahu-membahu bersama warga masyarakat Desa Purworejo.

​Penanaman jagung dilakukan di atas lahan pertanian milik Bapak Yanto, seorang warga lokal Desa Purworejo, dengan total luas area penanaman mencapai kurang lebih 1 hektar. Adapun varietas bibit yang ditanam pada kesempatan kali ini adalah Pioneer 32, yakni jenis jagung hibrida pakan berkualitas unggul yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan komoditas pakan ternak nasional pada Kuartal III Tahun 2026.

​Wujud Kemitraan dan Pendampingan Pertanian

​Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Belitang II dalam mengawal serta menyukseskan agenda prioritas pemerintah di sektor pangan. Kehadiran Polri di lapangan tidak hanya terbatas pada fungsi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga berperan sebagai mitra pendamping yang mendorong peningkatan produktivitas serta kemandirian sektor pertanian lokal.

​Melalui pendampingan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan para petani dapat semakin solid, sehingga hasil panen komoditas jagung mendatang mampu mendongkrak perekonomian warga sekaligus memperkuat pilar ketahanan pangan di wilayah Kabupaten OKU Timur.

​Rangkaian kegiatan penanaman jagung hibrida tersebut berakhir pada pukul 11.00 WIB. Seluruh proses pelaksanaan berlangsung dengan aman, lancar, penuh kebersamaan, dan dalam situasi yang sangat kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *