
OKU TIMUR – Mengantisipasi potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dapat merusak ekosistem serta mengganggu kesehatan masyarakat, jajaran Polsek Belitang II Polres OKU Timur secara intensif menggelar rangkaian kegiatan mitigasi pencegahan karhutla di wilayah hukumnya pada Rabu (07/10/2026).
Kegiatan langkah awal pencegahan ini dimulai sekira pukul 09.30 WIB dan dilaksanakan secara langsung oleh tim personel Polsek Belitang II yang terdiri dari Aiptu Aan Afprianto, Aipda Hardianto, Brigpol Redi Eko Irawan, S.E., serta Briptu Regi Anggara.
Dalam pelaksanaannya, tim bergerak menyisir sejumlah titik strategis di kawasan Kecamatan Belitang II. Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 09.30 WIB di Desa Sumber Harapan dengan menyebarkan Maklumat Kapolda Sumsel terkait larangan membakar hutan dan lahan. Selanjutnya pada pukul 10.30 WIB, petugas melanjutkan giat sosialisasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat di Desa Darma Buana.
Secara keseluruhan, petugas melaksanakan sebanyak lima bentuk kegiatan mitigasi operasional di lapangan. Agenda tersebut meliputi penyebaran maklumat kapolda, sosialisasi edukatif kepada warga, pemasangan spanduk imbauan di area rawan, serta pelaksanaan patroli terpadu untuk memantau situasi area perkebunan dan pemukiman warga. Sementara itu, untuk pemadaman, pemeliharaan embung, pencegahan titik panas (hotspot), maupun penegakan hukum tercatat nihil karena kondisi wilayah terbilang aman.
Pelaksanaan mitigasi ini bertujuan utama untuk mengedukasi warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, sekaligus mengurangi risiko pencemaran udara akibat asap kebakaran. Melalui pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari bahaya kesehatan dan mampu beraktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
Seluruh rangkaian giat mitigasi pencegahan karhutla oleh personel Polsek Belitang II berakhir dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif. Polsek Belitang II juga berkomitmen untuk terus konsisten melakukan imbauan guna memelihara situasi kamtibmas serta kelestarian lingkungan di Kabupaten OKU Timur.






