Home / Berita Terkini / Dukung Swasembada Pangan, Aiptu Eko Budi Santoso Pantau Langsung Pertanian Jagung di Desa Sumber Harapan

Dukung Swasembada Pangan, Aiptu Eko Budi Santoso Pantau Langsung Pertanian Jagung di Desa Sumber Harapan

OKU TIMUR – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional di tingkat desa, jajaran Polsek Belitang II terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani lokal. Pada Senin (6/4/2026) pagi, Ps. Kanit Binmas Polsek Belitang II, Aiptu Eko Budi S., turun langsung ke lapangan untuk meninjau lahan pertanian di Desa Sumber Harapan, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

​Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan Polri untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah hukum masing-masing tetap stabil dan terjaga.

Peninjauan Lahan Jagung

​Dalam giat tersebut, Aiptu Eko Budi melakukan pengecekan pada komoditas jagung milik Bapak Suparjo, salah satu petani aktif di Desa Sumber Harapan. Lahan seluas 50 meter x 50 meter tersebut menjadi salah satu fokus pantauan karena pertumbuhannya yang dinilai potensial.

​”Kami hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani, untuk memberikan motivasi serta memastikan tidak ada kendala berarti dalam proses produksi pangan di wilayah Belitang II,” ujar Aiptu Eko Budi di sela-sela kegiatannya.

Sinergi Polri dan Petani

​Pengecekan ini mencakup pemantauan kondisi tanaman, ketersediaan pupuk, hingga antisipasi hama. Berikut adalah detail lokasi ketahanan pangan yang dikunjungi:

  • Pemilik Lahan: Bapak Suparjo
  • Jenis Komoditas: Jagung
  • Luas Lahan: 2.500 m^2 (50 \times 50 meter)
  • Lokasi: Desa Sumber Harapan, Kec. Belitang II, Kab. OKU Timur

​Kapolsek Belitang II melalui Kanit Binmas berharap, dengan adanya pendampingan rutin dari pihak kepolisian, para petani merasa terayomi dan lebih semangat dalam mengelola lahan mereka. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi suplai pangan di wilayah Kabupaten OKU Timur secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *