
Dalam rangka mensukseskan dan mendukung secara penuh program pemerintah terkait Ketahanan Pangan Nasional, khususnya pada sektor komoditi jagung Kuartal III Tahun 2026, Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II terus menunjukkan komitmen dan peran aktifnya di tengah masyarakat. Peran Kepolisian kini tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga hadir langsung mendampingi serta menyokong produktivitas sektor pertanian warga di wilayah hukumnya.
Wujud nyata komitmen tersebut terlihat pada hari Minggu, 13 September 2026. Dimulai sekira pukul 08.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal III Tahun 2026 yang berlokasi di lahan pertanian Desa Darma Petanggan, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan gotong royong penanaman jagung ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Belitang II yang dalam hal ini diwakili oleh Bhabinkamtibmas Polsek Belitang II, AIPDA Dedy Irawan, bersama para petani setempat serta pemilik lahan pertanian Desa Petanggan. Kehadiran personel Kepolisian di tengah-tengah petani memberikan dorongan semangat dan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum dan warga dalam mengelola potensi lahan daerah.
Adapun penanaman kali ini memanfaatkan lahan pertanian seluas kurang lebih 2 hektar milik Bapak Wahyu, warga Desa Trimorejo. Lahan potensial tersebut ditanami dengan benih jagung hibrida atau jenis jagung pakan berkualitas unggul, yakni varietas NK Pendekar Sakti 212S. Penanaman komoditas jagung ini diproyeksikan dapat memperkuat pakan ternak lokal sekaligus meningkatkan perekonomian para petani di Kecamatan Belitang Mulya.
Melalui pendampingan ini, Polsek Belitang II menegaskan posisinya untuk selalu siap menjadi mitra strategis masyarakat. Kehadiran anggota Bhabinkamtibmas di lapangan merupakan bukti nyata kepedulian Polri dalam mendorong kemandirian pangan, menjaga stabilitas pasokan hasil bumi, serta mendampingi peningkatan hasil panen masyarakat secara berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung Kuartal III ini berakhir sekira pukul 10.30 WIB. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat apresiasi positif dari para petani setempat.






