
OKU TIMUR – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di pusat perbelanjaan dan lokasi keramaian, Polsek Belitang II melaksanakan patroli dialogis disertai pengecekan kamera pengawas (CCTV) di Indomaret Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, pada Senin, 29 Desember 2025.
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada pukul 09.15 WIB dan dipimpin langsung oleh Aiptu Made Sudarsa bersama personel piket Polsek Belitang II. Patroli dialogis ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memperkuat sinergi antara Polri dengan pihak pengelola dan karyawan minimarket.
Dalam pelaksanaannya, petugas berdialog secara humanis dengan karyawan Indomaret untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, di antaranya agar selalu waspada terhadap potensi pencurian, peredaran uang palsu, serta tindakan kriminal lainnya yang dapat terjadi di lingkungan minimarket. Personel juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pengunjung, terutama pada jam-jam ramai.
Selain itu, petugas melakukan pengecekan terhadap sistem CCTV yang terpasang di area Indomaret, guna memastikan seluruh kamera berfungsi dengan baik dan mampu merekam setiap aktivitas secara optimal. Keberadaan CCTV dinilai sangat penting sebagai sarana pendukung keamanan dan alat bantu dalam pengungkapan apabila terjadi tindak pidana.
Aiptu Made Sudarsa menyampaikan bahwa patroli dialogis dan pengecekan CCTV akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polsek Belitang II dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat diharapkan dapat mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan.
Melalui kegiatan ini, Polsek Belitang II berharap situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Belitang II, khususnya di pusat perbelanjaan, tetap aman dan kondusif. Polri juga mengajak pihak pengelola usaha dan masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan kepolisian serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.






