Home / Berita Terkini / Antisipasi Begal dan Curanmor, Aipda Aan Afprianto Sisir Jalan Desa Tegal Besar Jelang Subuh

Antisipasi Begal dan Curanmor, Aipda Aan Afprianto Sisir Jalan Desa Tegal Besar Jelang Subuh

OKU TIMUR – Komitmen Polsek Belitang II Polres OKU Timur dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat terus digencarkan. Menjelang waktu subuh yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan, personel piket fungsi melaksanakan patroli rutin di jalur-jalur rawan kriminalitas, Minggu (07/06/2026).

​Patroli preventif kali ini menyasar jalan umum Desa Tegal Besar, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, yang dimulai sekira pukul 03.40 WIB.

​Fokus Cegah Kejahatan Jalanan (3C)

​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AIPDA Aan Afprianto bersama personel piket fungsi Polsek Belitang II. Fokus utama dari pergerakan malam hingga subuh ini adalah mengantisipasi terjadinya tindak pidana 3C, yaitu:

  • Curat (Pencurian dengan Pemberatan)
  • Curas (Pencurian dengan Kekerasan/Begal)
  • Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor)

​Petugas menyisir sepanjang jalan utama desa guna memastikan tidak ada pergerakan mencurigakan serta meminimalkan ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.

​Hadirkan Rasa Aman bagi Pengguna Jalan

Sasaran Utama Patroli Subuh:

  • Jalur Sepi: Memantau titik-titik jalan umum yang minim penerangan dan rawan aksi pembegalan.
  • Masyarakat Dini Hari: Memberikan rasa tenang bagi warga atau pedagang yang mulai beraktivitas keluar rumah sebelum subuh.
  • Blue Light Patrol: Menyalakan lampu rotator kendaraan dinas sebagai tanda kehadiran polisi di tengah malam (efek deterensi).

​Kapolsek Belitang II melalui AIPDA Aan Afprianto menjelaskan bahwa patroli subuh ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Belitang II.

​”Pada jam-jam menjelang subuh, situasi jalanan cenderung sepi sehingga rawan terjadi tindak kriminalitas. Kehadiran kami di lapangan bertujuan untuk memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan sekaligus memastikan masyarakat yang memulai aktivitas di pagi buta merasa aman dan dilindungi,” tegas AIPDA Aan.

​Hingga fajar menyingsing, situasi di sepanjang jalan umum Desa Tegal Besar dan sekitarnya dilaporkan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *