
OKU TIMUR — Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II, Polres OKU Timur, terus memperketat pengamanan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu (29/7/2026).
Kegiatan intensif yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WIB tersebut berfokus pada upaya preventif guna mengantisipasi munculnya titik api (hotspot) di area rawan karhutla.
Kapolsek Belitang II mengungkapkan bahwa sebanyak 50 personel diterjunkan dalam giat KRYD kali ini. Porsi terbesar dari kegiatan tersebut difokuskan pada kegiatan patroli terpadu di lapangan.
”Kami mengedepankan tindakan pencegahan secara masif. Dari total 50 kegiatan yang kami laksanakan hari ini, 45 di antaranya merupakan patroli terpadu untuk memantau langsung area-area rawan,” ujarnya dalam laporan resminya.

Selain patroli, personel Polsek Belitang II juga menyebarkan maklumat terkait imbauan pencegahan karhutla di empat titik strategis, serta memasang satu spanduk imbauan di lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan hingga sore hari, tidak ditemukan adanya titik api (hotspot) maupun kejadian kebakaran (pemadaman nihil). Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Belitang II terpantau aman dan kondusif.
Melalui giat KRYD ini, pihak kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mencegah dampak buruk bencana karhutla.






