Home / Berita Terkini / Dekat dengan Petani, Aipda I Putu Superdianto Tinjau Langsung Pertumbuhan Jagung Warga

Dekat dengan Petani, Aipda I Putu Superdianto Tinjau Langsung Pertumbuhan Jagung Warga

OKU TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pendampingan langsung kepada para petani di wilayah hukumnya.

​Pada Selasa pagi, Aipda I Putu Superdianto, personel Polsek Belitang II, turun ke lapangan untuk meninjau perkembangan lahan pertanian di Desa Darmabuana, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

Sinergi Polisi dan Petani

​Dalam giat tersebut, Aipda I Putu melakukan pengecekan di lahan jagung milik Bapak Ketut Yuda (36). Lahan seluas seperempat hektar (\frac{1}{4} Ha) tersebut menjadi salah satu fokus pantauan kepolisian guna memastikan aktivitas pertanian warga berjalan lancar tanpa kendala keamanan maupun teknis yang berarti.

​”Pengecekan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya petani, agar mereka lebih semangat dalam mengelola lahan. Ketahanan pangan yang kuat dimulai dari produktivitas lahan di tingkat desa,” ujar Aipda I Putu Superdianto dalam laporannya.

Optimisme Petani Lokal

​Ketut Yuda, selaku pemilik lahan, menyambut baik kehadiran personel kepolisian di kebun jagungnya. Menurutnya, perhatian dari aparat memberikan rasa aman dan motivasi tambahan bagi para petani di Desa Darmabuana.

​Kegiatan pengecekan ini meliputi:

  • Pemantauan kondisi tanaman: Memastikan pertumbuhan jagung sehat dan bebas hama.
  • Dialog kamtibmas: Mendengarkan aspirasi dan kendala yang dihadapi petani di lapangan.
  • Edukasi: Mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif demi kesejahteraan keluarga.

​Dengan adanya sinergi yang baik antara Polsek Belitang II dan warga, diharapkan hasil panen jagung di wilayah Kecamatan Belitang II dapat memberikan kontribusi positif bagi ketersediaan pangan di Kabupaten OKU Timur.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *