
OKU TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II Polres OKU Timur terus menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal program ketahanan pangan pemerintah. Tidak hanya melakukan pendampingan saat masa tanam, jajaran Polsek Belitang II kini turun langsung mendampingi dan memonitor proses pascapanen, termasuk penjualan hasil bumi petani ke gudang negara.
Pada Senin sore (22/06/2026) sekira pukul 14.30 WIB, Polsek Belitang II melakukan pendampingan langsung terhadap kelompok petani jagung asal Kecamatan Belitang II yang menjual hasil panennya ke Gudang Bulog Terukis Rahayu, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan monitoring ini diinisiasi oleh Kapolsek Belitang II IPTU Toni Aji, S.H., M.H., dan dilaksanakan di lapangan oleh PS. Kanit Binmas bersama Anggota Binmas Polsek Belitang II, Brigadir Azis Widodo, S.E.
Dalam proses penyerapan hasil bumi tersebut, pihak Bulog melakukan serangkaian pemeriksaan kualitas secara ketat. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium oleh petugas Bulog, jagung pipilan dari petani binaan Polsek Belitang II ini memiliki kualitas yang sangat baik dengan kadar air yang rendah, yakni menyentuh angka 10,3 persen.
Adapun total komoditas yang berhasil diserap oleh Bulog dalam giat kali ini mencapai 10.500 kilogram atau setara dengan 10,5 ton jagung. Hasil panen tersebut diangkut dan dikemas rapi ke dalam 210 karung dengan berat masing-masing 50 kilogram per karung.
Secara terpisah, Kapolsek Belitang II IPTU Toni Aji, S.H., M.H., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari program penyerapan jagung yang sebelumnya telah disosialisasikan oleh pihak BULOG di Polres OKU Timur.
”Pendampingan ini bertujuan mempermudah akses petani ke pasar pemerintah, mendukung ketahanan pangan nasional, serta menyukseskan program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga jagung di tingkat peternak maupun petani lokal agar tidak anjlok,” ujar IPTU Toni Aji.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa jajaran Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Belitang II akan terus konsisten melakukan monitoring ke lahan-lahan pertanian di wilayah hukumnya. Pengawalan akan dilakukan secara berkesinambungan mulai dari pemantauan pertumbuhan tanaman, penyampaian imbauan kamtibmas di area persawahan, hingga proses hilirisasi penjualan pascapanen.
Proses transaksi dan penyerahan hasil panen jagung di Gudang Bulog Martapura tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.






