Home / Berita Terkini / Pantauan Terkini: Debit Air di Desa Sumber Harapan Masih Normal, Personil Polsek Belitang II Tetap Bersiaga

Pantauan Terkini: Debit Air di Desa Sumber Harapan Masih Normal, Personil Polsek Belitang II Tetap Bersiaga

BELITANG II – Guna mengantisipasi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, jajaran Polsek Belitang II Polres OKU Timur melakukan pemantauan intensif terhadap debit air sungai di Desa Sumber Harapan, Kecamatan Belitang II.

​Kegiatan pemantauan yang berlangsung pada Kamis (05/02/2026) ini dilakukan mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi banjir maupun tanah longsor di wilayah hukum Polsek Belitang II.

Langkah Mitigasi dan Kesiapsiagaan

​Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tiga personel yang dipimpin oleh Aiptu M. Sudarsa, bersama Bripka Hardianto dan Brigadir Redy Eko, melakukan serangkaian tindakan mitigasi di lapangan, di antaranya:

  • Pengecekan Aliran Sungai: Memantau titik-titik rawan luapan air untuk memastikan kondisi debit sungai masih dalam batas aman.
  • Pemasangan Rambu & Spanduk: Memasang tanda peringatan di titik jalan yang rawan longsor serta spanduk imbauan penanggulangan bencana di lokasi strategis.
  • Edukasi Masyarakat: Memberikan imbauan langsung kepada warga yang melintas maupun yang bermukim di pinggiran sungai agar selalu waspada terhadap kenaikan debit air Sungai Komering.

Hasil Pantauan: Kondisi Aman Terkendali

​Kapolsek Belitang II melalui Aiptu M. Sudarsa mengonfirmasi bahwa hingga laporan terakhir diterima, situasi di Desa Sumber Harapan masih tergolong aman.

​”Alhamdulillah, untuk saat ini jenis bencana alam baik banjir maupun longsor masih nihil. Korban jiwa dan kerugian harta benda juga tidak ada. Namun, kami tetap bersiaga dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah pencegahan,” ujar Aiptu M. Sudarsa.

Koordinasi Lintas Sektoral

​Selain melakukan pengecekan fisik, personel Polsek Belitang II juga aktif melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan tokoh masyarakat melalui giat sambang dan pembinaan luhur (Binluh). Hal ini dilakukan agar informasi mengenai perkembangan cuaca dan kondisi sungai dapat tersampaikan dengan cepat kepada masyarakat luas.

​Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur yang rawan longsor dan segera melaporkan kepada petugas jika melihat adanya kenaikan debit air yang signifikan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *