Home / Berita Terkini / Perayaan Ekaristi Vigili Paskah di Gereja St. Elisabeth Margomulyo Berlangsung Khidmat dengan Pengamanan Ketat

Perayaan Ekaristi Vigili Paskah di Gereja St. Elisabeth Margomulyo Berlangsung Khidmat dengan Pengamanan Ketat

OKU TIMUR – Jajaran Polsek Belitang II melaksanakan pengamanan intensif pada ibadah perayaan Ekaristi Vigili Paskah tahun 2026 yang digelar di Gereja St. Elisabeth, Desa Margomulyo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, Sabtu (04/04/2026) malam.

​Kegiatan pengamanan ini merupakan implementasi dari Surat Perintah Kapolres OKU Timur Nomor: Sprint/312/III/PAM.5.1.1/2026 untuk memastikan rangkaian Hari Raya Paskah di wilayah hukum Polsek Belitang II berjalan aman dan kondusif.

​Sinergi Polri dan Masyarakat

​Pengamanan dipimpin oleh PS Kanit IK Aipda Agam Riyanto, S.H., bersama personel piket Bripka Dedi Irawan, S.E., dan Brigadir Dody Yuristianto. Menariknya, pengamanan kali ini juga melibatkan sinergi lintas sektoral, di mana personel kepolisian dibantu oleh perwakilan jemaat serta anggota PSHT Ranting Belitang II Rayon Sribantolo dan Margomulyo.

​Petugas gabungan tampak berjaga di area pintu masuk serta melakukan pengawasan ketat di lokasi parkir kendaraan untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian (Curanmor) maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Ratusan Jemaat Hadir

​Ibadah yang dimulai pukul 18.30 WIB tersebut dipimpin oleh Romo Blasius Sukoto, SCJ. Tahun ini, perayaan mengusung tema spiritual “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita, dari Kasih Allah Menjadi Berkah Menjadi Pribadi yang Semakin Saleh dan Manusiawi”.

​Terpantau sekitar 400 jemaat hadir memadati gereja untuk mengikuti prosesi pekan suci malam Paskah dengan penuh khidmat dan kedamaian.

​Situasi Aman Terkendali

​Kapolsek Belitang II melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah untuk menjamin kemerdekaan beribadah bagi seluruh pemeluk agama.

​”Kami bersama rekan-rekan dari PSHT dan internal gereja memastikan setiap jemaat dapat beribadah dengan tenang. Fokus kami adalah sterilisasi lokasi dan kenyamanan kantong parkir,” ujar Aipda Agam Riyanto.

​Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.00 WIB. Berdasarkan laporan di lapangan, situasi selama ibadah berlangsung hingga jemaat membubarkan diri tetap dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *