Home / Berita Terkini / Cegah Dampak Banjir, Polsek Belitang II Monitor Ketinggian Air Sungai Desa Sumber Harapan

Cegah Dampak Banjir, Polsek Belitang II Monitor Ketinggian Air Sungai Desa Sumber Harapan

OKU TIMUR – Guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, jajaran Polsek Belitang II melaksanakan pemantauan intensif terhadap debit air sungai di wilayah hukumnya pada Selasa (20/01/2026). Kegiatan pemantauan ini berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.

​Kapolsek Belitang II melalui tim pelaksana yang dipimpin oleh Aipda Aan Afprianto, bersama Brigpol Azis Widodo, S.E., dan Bripda Risky Alfian, turun langsung ke titik-titik rawan untuk memastikan situasi keamanan lingkungan di sepanjang aliran sungai.

​Hasil Pantauan: Situasi Nihil Bencana

​Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, hingga Selasa petang, kondisi debit air masih dalam batas normal. Petugas melaporkan tidak ada kejadian bencana alam maupun kerugian, baik korban jiwa maupun harta benda (Nihil).

​”Kami melakukan monitoring secara berkala untuk mendeteksi dini potensi luapan air. Alhamdulillah, hingga saat ini situasi masih aman dan terkendali,” ujar Aipda Aan Afprianto di lokasi.

​Langkah Mitigasi dan Edukasi Masyarakat

​Selain mengecek ketinggian air, personel Polsek Belitang II juga melakukan serangkaian langkah mitigasi bencana, di antaranya:

  • Pemasangan Rambu & Spanduk: Memasang tanda peringatan di titik-titik jalan yang rawan longsor serta spanduk imbauan penanggulangan bencana.
  • Edukasi Warga: Melaksanakan giat sambang dan pembinaan penyuluhan (binluh) kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar selalu waspada terhadap kenaikan debit air Sungai Komering.
  • Koordinasi Lintas Sektoral: Melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat respon jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.

​Imbauan Kamtibmas

​Polsek Belitang II mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi area rawan longsor dan segera melaporkan kepada petugas jika melihat adanya perubahan debit air yang signifikan.

​”Upaya pencegahan adalah prioritas kami. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan memiliki pemahaman yang cukup mengenai langkah penyelamatan jika terjadi banjir,” pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *