
Kegiatan Manasik Haji Cilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten OKU Timur Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusias. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB, bertempat di Pelataran Pabrik milik Bapak Purwadi RT 004 RW 002 Desa Sidowaluyo, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan ini merupakan program edukatif yang bertujuan untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak TK dan KB mengenai rukun Islam kelima, yakni ibadah haji, beserta tata cara dan rangkaian pelaksanaannya. Melalui kegiatan manasik haji cilik, anak-anak diajak untuk memahami nilai-nilai keagamaan secara langsung melalui praktik sederhana yang disesuaikan dengan usia mereka.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Kakan Kemenag Kabupaten OKU Timur yang diwakili Syaiful Anwar, S.Ag, Camat Belitang Mulya Sigit Haryo Yudanto, SE, Kapolsek Belitang II yang diwakili Kanit Binmas AIPTU Eko Budi S, Danramil Belitang II yang diwakili Babinsa Serda Sugeng, serta Ketua Himpaudi OKU Timur Maryamah, S.Pd. Hadir pula Kepala Desa Sidowaluyo Masril Efendi, SE, para kepala desa se-Kecamatan Belitang Mulya, Bunda PAUD Kecamatan Belitang Mulya, para kepala sekolah TK dan KB, penyuluh, perangkat desa, dewan guru, serta Bhabinkamtibmas Desa Sidowaluyo Azis Widodo, S.E.
Susunan kegiatan dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Himpaudi OKU Timur, sambutan Camat Belitang Mulya, bimbingan dan arahan sekaligus pembukaan kegiatan manasik haji, serta ditutup dengan pembacaan doa.
Dalam pelaksanaannya, anak-anak mengikuti rangkaian manasik haji cilik yang meliputi thawaf, sa’i, wukuf, dan melempar jumrah. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh sekitar 200 anak TK dan KB se-Kecamatan Belitang Mulya, yang tampak antusias dan gembira mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, dilakukan pengamanan oleh personel Polsek Belitang II, Koramil Belitang II, serta dibantu oleh Linmas Desa Sidowaluyo. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, kondusif, dan terkendali.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keagamaan dapat tertanam sejak usia dini serta menjadi bekal pembentukan karakter religius anak-anak di Kabupaten OKU Timur.






