Home / Berita Terkini / Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Belitang II Pantau Pertumbuhan Lahan Jagung di Desa Tegal Besar

Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Belitang II Pantau Pertumbuhan Lahan Jagung di Desa Tegal Besar

OKU TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Sabtu pagi (24/1/2026), Ka SPK III Polsek Belitang II, Aiptu Made Sumatra, terjun langsung ke lapangan untuk meninjau produktivitas lahan pertanian di wilayah hukumnya.

​Kegiatan pengecekan ini difokuskan di Desa Tegal Besar, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Dalam giat tersebut, Aiptu Made Sumatra menyambangi lahan milik salah seorang warga setempat guna memastikan progres tanaman pangan berjalan optimal.

Monitoring Lahan Milik Warga

​Sasaran peninjauan kali ini adalah lahan jagung milik Bapak Senen yang berlokasi di Dusun 1, Desa Tegal Besar. Lahan dengan dimensi 15 meter x 50 meter tersebut nampak terawat dan diproyeksikan menjadi salah satu penyokong ketersediaan pangan di tingkat desa.

​Aiptu Made Sumatra menjelaskan bahwa kehadiran Polri di tengah para petani bukan hanya sekadar menjalankan tugas pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril bagi masyarakat agar lebih semangat dalam mengelola sektor pertanian.

​”Kami rutin melakukan pengecekan ini untuk memonitor perkembangan ketahanan pangan di wilayah Belitang II. Sinergi antara Kepolisian dan petani sangat penting guna memastikan ketersediaan komoditas penting seperti jagung tetap terjaga,” ungkap Aiptu Made Sumatra dalam laporannya.

Detail Kegiatan Ketahanan Pangan:

  • Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 24 Januari 2026
  • Lokasi: Dusun 1, Desa Tegal Besar, Kec. Belitang II, Kab. OKU Timur
  • Pemilik Lahan: Bapak Senen
  • Komoditas: Jagung
  • Luas Lahan: 750 meter persegi (15 \text{ m} \times 50 \text{ m})

​Upaya yang dilakukan Polsek Belitang II ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Dengan adanya monitoring rutin, diharapkan kendala-kendala di lapangan dapat terdeteksi lebih dini sehingga hasil panen para petani di OKU Timur dapat lebih maksimal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *