
SUMBER SARI – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mempererat tali silaturahmi dengan warga, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) kembali menggelar kegiatan Patroli Sambang Dialogis yang intensif. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 29 November 2025, tepat pukul 11.00 WIB di wilayah Desa Sumber Sari.
Patroli kali ini dipimpin langsung oleh Aipda Khairil Fikri, yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, didampingi oleh beberapa anggota piket lainnya. Mereka menyasar pusat keramaian, warung-warung kopi, hingga rumah warga untuk berinteraksi secara langsung dan mendengar keluh kesah masyarakat.
Fokus pada Pencegahan Kriminalitas dan Narkoba
Dalam sesi dialognya, Aipda Khairil Fikri menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas yang penting. Fokus utama adalah pada peningkatan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana, terutama di lingkungan perumahan yang sering kosong saat jam kerja. Beliau juga secara khusus menyoroti bahaya penyalahgunaan narkotika, meminta para orang tua dan tokoh masyarakat untuk aktif mengawasi pergaulan remaja agar terhindar dari zat-zat terlarang.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud dari komitmen Polri untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Sumber Sari untuk menjadi mitra aktif dalam menjaga lingkungan kita. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab bersama,” ujar Aipda Khairil Fikri.
Menyerap Aspirasi dan Memberikan Solusi
Masyarakat menyambut baik kehadiran tim patroli ini. Beberapa warga menyampaikan apresiasi atas patroli yang rutin, sementara yang lain memanfaatkan kesempatan ini untuk melaporkan beberapa isu lokal, seperti perlunya penertiban knalpot bising dan peningkatan pengawasan terhadap jam malam bagi anak-anak muda. Semua masukan dicatat oleh anggota piket sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut Polsek.
Dengan giat patroli dan sambang dialogis yang dilaksanakan secara berkala, diharapkan dapat tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif, meminimalisir niat dan kesempatan pelaku kejahatan, serta membangun kedekatan emosional yang kuat antara Polri dengan masyarakat.






