
Belitang Mulya, OKU Timur – Komitmen Polri dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga ketertiban masyarakat ditunjukkan dengan kehadiran aktif Bhabinkamtibmas di setiap lini kegiatan desa. Peran vital ini kembali tergambar jelas dalam agenda penting Pemerintah Desa Srimulyo, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, yang menggelar Musyawarah Desa (Musdes). Acara ini diselenggarakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Tahun Anggaran 2026, yang merupakan tahapan krusial untuk menentukan arah pembangunan desa di masa mendatang.
Musdes tersebut berlangsung pada Selasa, 02 Desember 2025, tepatnya sekitar pukul 08.30 WIB, bertempat di Balai Desa Srimulyo. Kehadiran perwakilan dari unsur pengamanan dan pemerintahan menjadi simbol sinergi tiga pilar yang kuat antara Pemerintah Desa, TNI (Babinsa), dan Polri (Bhabinkamtibmas).
Dalam kesempatan ini, Bhabinkamtibmas Bripka Dedy Irawan, S.E., yang mewakili Kapolsek Belitang II, hadir sebagai ujung tombak kepolisian. Kehadirannya tidak sekadar formalitas, namun memiliki peran strategis untuk mengawal jalannya musyawarah agar berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Bripka Dedy memastikan bahwa setiap proses pengambilan keputusan mencerminkan aspirasi murni dari warga desa, serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terintegrasi dalam rencana pembangunan.
Membangun Desa, Menjaga Keamanan
Musdes RKPDES ini merupakan forum tertinggi di tingkat desa untuk menyepakati prioritas pembangunan. Turut hadir dalam acara ini adalah berbagai unsur penting, antara lain Camat Belitang Mulya yang diwakili oleh Kasi PMD Ahmad Zajili, serta Danramil Belitang II yang diwakili oleh Babinsa Serma Suratno. Sinergi antara Camat, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjamin stabilitas dan kelancaran pemerintahan desa.
Selain perwakilan dari Tiga Pilar, Musdes juga dihadiri oleh Kepala PLKB Kecamatan Belitang Mulya Hengki, Kepala Desa Srimulyo Tamrin, Bidan Desa, serta pendamping-pendamping desa (Pendamping Desa Sriyono dan Pendamping Lokal Desa Jasimin). Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Srimulyo, dan perangkat desa melengkapi komposisi Musdes, memastikan semua elemen desa memiliki suara dalam penyusunan RKPDES 2026.
Peran aktif Bripka Dedy Irawan dalam acara ini menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan dukungan terhadap pembangunan desa yang inklusif. Melalui pengawalan Musdes ini, Bhabinkamtibmas turut serta memastikan bahwa anggaran desa, yang direncanakan untuk tahun 2026, akan digunakan secara transparan dan berorientasi pada kesejahteraan serta keamanan warga Srimulyo.






