
BELITANG II – Guna menciptakan rasa aman dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, jajaran Polsek Belitang II kembali melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Pada Senin pagi (22/12/2025), personel Polsek Belitang II menyasar kawasan Jalan Raya Desa Tegal Besar, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Ka SPK I Polsek Belitang II, Aipda Aan Aprianto, dengan didampingi oleh sejumlah personel piket fungsi. Patroli ini difokuskan pada upaya preventif untuk mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta potensi gangguan keamanan lainnya di titik-titik rawan.
Langkah Preventif di Jalur Lintas
Dalam pelaksanaannya, Aipda Aan Aprianto beserta anggota menyisir area jalan raya yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat Desa Tegal Besar. Kehadiran Polri di lapangan secara visual (blue light patrol/patroli dialogis) diharapkan mampu mengurungkan niat para pelaku kejahatan yang ingin memanfaatkan situasi di jam-jam rawan.
Selain melakukan pemantauan arus lalu lintas, petugas juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga setempat serta pengendara yang melintas. Hal ini dilakukan untuk menyerap informasi terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar.
”Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Patroli KRYD ini adalah bentuk komitmen Polsek Belitang II dalam meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya 3C, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” ujar Aipda Aan Aprianto mewakili Kapolsek Belitang II.
Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat
Tak hanya sekadar berpatroli, personel Polsek Belitang II juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar tetap waspada. Warga diingatkan untuk selalu mengunci ganda kendaraan saat parkir dan segera melaporkan ke Polsek terdekat jika menemui hal-hal yang mencurigakan.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di sepanjang Jalan Raya Desa Tegal Besar terpantau aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol, dan aktivitas perekonomian warga berjalan normal seperti biasa.






